Bertentu tuju

 

 

Dalam rupa maha sempurna
rindu sendu mengharu kalbu
ingin datang merasa sentosa
mengecap hidup bertentu tuju.

bulan terang malam becahaye..
pergi bejalan bersama keluarge..
susah senang selalu bahagie..
hidup di dunia banyak cobaan dan bahaye..

Dlam sujudku tertuduk mengikut sekalian aliran darah,urat nadi kulit yg menutupi daging seluruh anggota tubuhku,detak jntung,dan hembusan nafas kehidupan yg ENGKAU titipkan ini,hanya Keridhaan yg kupinta atas umat-Mu ini..

Segala yang ada dalam hidupku
hanyalah Milik-Mu..
ampunkan aku dalam tobat-Mu..
terangilah aku dgn Ilmu dlam mimbar bersama orang-orang yg ENGKAU Kasihi

wahai yang lalai akan maut,maut itu mengingatkanku
ku tak akan mampu menghindar dari gapaian tangan maut
gedungku tetap mati penghuninya
gedungku yang baru di rusak oleh zaman
kau tangisi orang yang berlalu,padahal kau(mati) esok
…akan datang padaku maut,seperti pada orang yang lalu
bila aku tahu apa yang di inginkan oleh maut
tentu saja mataku menangis dan tak mampu tidur

Salamanya seumur hidupku..
yang selalu ku serahkan dalam do’a..
Kau nyawa yang slalu hidup setiap waktu..
hidup tiada mati…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s