Ciptaan

Posted in Kumpulan Puisi dan Syair with tags on Maret 19, 2011 by yusninakhoda

Sewaktu Tuhan membelah jiwa dari wjud-Nya,Dia lalu menciptakan keindahan darinya.tuhan menyematkan segenap kemuliaan dan kebaikan.Tuhan juga mempersembahkan cangkir kebahagiaan.Tuhan berkata, “Jangan minum dari cangkir ini.

Kebahadiaan itu hanya sesaat.Kecuali engkau mengabaikan masa lalu dan masa depanmu.”

Tuhan memberikan cangkir yang berisi penderitaan.Lalu Dia juga berkata,” lantaran Penderitaan akan senantias menyertaimu,maka minumlah melalui cangkir ini,agar engkau mengerti hakikat kebahagiaan yang sesaat.”

Kemudian Tuhan masih menghiasinya dengan cinta yang sanggup memberikan kenikmatan dikala nafas pertama masih berkelenjar,menganugerahkan kepuasan inderawi dan membingkisnya dengan manisnya madu.namun semua itu akan tanggal seketika bila telah di nodai oleh rayuan bendawi.

Dengan hikmah surgawi-Nya yang senantiasa mengarahkan kejalan kebenaran,tuhan menyertakan sepasang mata di balik sanubari yang mampu memandang segala yang maya.Dititipkan -Nya juga kasih sayang dan kebaikan,lalu diriasi dengan gaun hasrat yang menyala yang di tenun oleh bidadari surga dan benang -benang pelangi.namun di tempelkan-Nya pula bayangan kecemasan yang menjenterai fajar pagi sebagai cahaya kehidupan.

Tuhan juga menjamah kobaran tungku murka dan gemuruh prahara dari padang kebodohan,butir butir pasir yang setajam pisau dari sahara keangkuhan dan tanah kasar dari telapak kaki zaman,lantas semuan nya di leburkan menjadi manusia.

pada diri manusialah mengeram kekuatan buta yang menyeretnya kepadang nafsu angkara.Disitulah nyawa manusia bertapa.ia bisa menjelma hantu kematiaan.

Tuhan kemudian tertawa sekaligus menangis.Tuhan merasakan cinta dan kasih sayang yang bergemuruh dalam diri manusia.Tuhan pun mengayomi dalam hidayah-Nya.

 

 

Impian Bunga :Khalil Gibran

Iklan

DariNya

Posted in Kumpulan Puisi dan Syair with tags on Maret 19, 2011 by yusninakhoda

Ketenangan di waktu pagi alam bersahaja

beredar menuju kehangatan badan terasa

semula alam begitu gembira

terpancar warna yang ceria

 

Tatkala senja menuju gelap malam dinginpun terasa

rintik-rintik hujan turun takterduga

membasahi wajah bumi yang mempesona

kini reda sendiri  urusan yang kuasa

 

Alunan angin menggeser awan hitam berarakan di angkasa

menampakan wajah bulan walaupun sementara

sejenak kesempurnaan malampun di bayang-bayangi awan nan jauh disana

entah mengapa awan hitam menyembunyikannya

 

entah kapan waktu beredarnya awan menampakan

bulan dengan kesempurnaannya

yang maha kuasa  punya rahasia di balik rahasia

di antara penciptaan langit dan bumi,siang berganti malam

 

 

Lillahi billahi minallah lillahi ta’ala

oleh Yusni Abeb Nahkoda pada 19 Maret 2011 jam 22:06

Bertentu tuju

Posted in hikayatku with tags on Februari 8, 2011 by yusninakhoda

 

 

Dalam rupa maha sempurna
rindu sendu mengharu kalbu
ingin datang merasa sentosa
mengecap hidup bertentu tuju.

bulan terang malam becahaye..
pergi bejalan bersama keluarge..
susah senang selalu bahagie..
hidup di dunia banyak cobaan dan bahaye..

Dlam sujudku tertuduk mengikut sekalian aliran darah,urat nadi kulit yg menutupi daging seluruh anggota tubuhku,detak jntung,dan hembusan nafas kehidupan yg ENGKAU titipkan ini,hanya Keridhaan yg kupinta atas umat-Mu ini..

Segala yang ada dalam hidupku
hanyalah Milik-Mu..
ampunkan aku dalam tobat-Mu..
terangilah aku dgn Ilmu dlam mimbar bersama orang-orang yg ENGKAU Kasihi

wahai yang lalai akan maut,maut itu mengingatkanku
ku tak akan mampu menghindar dari gapaian tangan maut
gedungku tetap mati penghuninya
gedungku yang baru di rusak oleh zaman
kau tangisi orang yang berlalu,padahal kau(mati) esok
…akan datang padaku maut,seperti pada orang yang lalu
bila aku tahu apa yang di inginkan oleh maut
tentu saja mataku menangis dan tak mampu tidur

Salamanya seumur hidupku..
yang selalu ku serahkan dalam do’a..
Kau nyawa yang slalu hidup setiap waktu..
hidup tiada mati…

Tawakkal

Posted in Fiqh dan Tauhid on Februari 2, 2011 by yusninakhoda

Tawakal adalah hal yang pokok dalam menuntut ilmu agar tidak goyah oleh benturan rizki dan hati tidak terpengaruh olehnya.

Nabi Saw bersabda:

MAN TAFAQQAH FI DIINILLAAHI KAFAHULLAAHU HAMMAHU WARAZAQAHUU MIN HAITSU LAA YAHTASIBU.

“barang siapa memperdalam ilmu Allah maka Allha akan mencukupi kebutuhannya dan memberinya rezki dari jalan yang tak pernah terduga .”

Seseorang yang hatinya telah di sibukan untuk urusn rizki,baik berupa makanan maupun pakaian maka sedikit sekali yang dapat merubah dirinya menjadi berakhlak mulia dan beramal yang baik.

Dalam kisah Manshur al-Hallaj di mintai nasehat,”Berikanlah aku wasiat!” ia menjawab, “Kendalikan nafsumu,kalau tidak nafsu akan mengendalikan mu.”Artinya Berusaha untuk berbuat baik dan jangan terpengaruh oleh dorongan hawa nafsu.

Begitu Juga akal,jangan di buat gelisah hanya karena memikirkan urusan dunia.kegelisahan dan kesedihan tidak akan menghindar musibah,bahkan tidak berguna dan dapat membahayakan hati,akal dan tubuh serta dapat melebur perbuatan baik.Yanhg harus diperhatikan adalah masalah akhirat yang di jamin membawa manfaat.

Adapun Sabda Nabi Muhammad SAW :

INNA MINADZ DZUNUBUBI DZUNUBN LAA YU KAFFIRUHAA ILLA HAMMUL MA’IISYA.

” Sesungguhnya terdapat dosa-dosa yang tidak bisa dihapus kecuali dengan kesulitan penghidupan.”

Maksud hadis di atas ialah mampu menghadapi kesulitan hidup tanpa pernah berbuat yang merusak amal baik dan tidak berpengaruh ketika menghadirkan hati di dalam shalat.ini adalah termasuk amal-amal akhirat.

Berusaha semampu mungkin ketika menuntut Ilmuuntuk tidak di sibukkan oleh urusan dunia.karena hal ini,banyak orang yang lebih suka menuntut ilmu di perantauaan.Juga harus mampu menahan segala kesulitan dan sanggkup ketika menempuhnya.

Bila mampu bersabar dalam menghadapi kesulitan di atas maka menemukan nikmatnya ilmu lebih nikmat dari kenikmatan lain yang ada di dunia

Manfaatkanlah seluruh waktu yang ada hanya untuk ilmu sejak dari buaian  hingga liang kubur.Apabila meninggalkan ilmu sesaat saja maka dia akan tertinggal sepanjang hidup.

Alam kubur

Posted in Kematian Dan Kiamat on Februari 2, 2011 by yusninakhoda

Sabda  Nabi Saw:

“Sesungguhnya Alam kubur merupakan tahap petama menuju alam akhirat apabila seseorang selamat melewati tagap pertama ,maka untuktahap selanjutnya bakal lebih ringan,namun jika tidak selamat melewati tahap pertama maka untuk tahap selanjutnya akan lebih dahsyat”.

Bahwa dari hadist tersebut dapat menjadi ukuran,bahwa untuk menentukan keselamatan di akhirat,tergantung di alam kuburnya,bila di alam kuburnaya selamat,maka di akhirat akan mengalami kebahagiaan namun sebaliknya jika di alam kuburnya celaka,maka di akhiratnya pun bertambah dahsyat celakanya.

tidak sedikit manusia akan lalai akan kewajiban oleh harta yang melimpah ruah,pangkat jabatan dan lain sebagainya.

firman Allah:

“bermegah-megahan telah melalaikan kamu,sampai kamu masuk kedalam kibur”

Ilmu haal

Posted in Fiqh dan Tauhid on Februari 2, 2011 by yusninakhoda

Hari dan waktu berganti  jaman

hidup di dunia hanyalah titipan

di akhirat kelak nanti akan di kembalikan

menuntut ilmu dari hidup sampai kematian

 

Ilmu haal untuk bekal amal ibadah

rukun iman dan islam dalam kesempurnaan

hidup diri menjadi Faqih

ilmu fiqih di perdalam dan di amalkan

 

mencari ilmu dunia dan akhirat

dengan jalan mengetahui ilmunya

tidak terlepas pada syariat

dalam takwa dan ridhanya

 

tidaklah bersifat sombong wahai umat manusia

sungguh mengherankan orang yang tidakmengerti

kesimbingan hanyalah sifat tuhan kita

rendah hati dan takwa kelak akan mendapat derajat yang tinggi

Pantun Kematian

Posted in Kumpulan Puisi dan Syair on Januari 12, 2011 by yusninakhoda

Datang halim dari yang hulu

mengantarkan kalimah bertalu-talu

tiade jawaban orangan itu

bibirpun berat lidahpun kelu

 

keluar dengan air mate

berani tumbuk sekalian rate

sehingge habis sekalian rate

di selamkan mayat tujuh puluh haste

 

mayat terselam beberapa kali

tiadelah nungkar dan nangkir peduli

tanyak dan palu tiade henti

 

nungkar dan nangkir di namekan orang

kuat palunye bukan sembarang

lebihnye pade pahlawan perang

yang membunyikan suare genderang

 

nungkar dan nangkir terlalu khidmat

guruh dan guntur seperti kiamat

tulang dan sendi luluh dan lumat

engkau tiade berbuatkan nikmat

 

tuntutkan ilmu tiade hinge

ialah jalan kenegeri surge

jalan yang lain tiade di duge

barang kali masuk ke nyawe nage

 

 

%d blogger menyukai ini: